Jumat, 12 Agustus 2011

CH-Franc Swiss melemah tajam

Dolar dan euro melonjak lebih dari 5 persen versus franc Swiss pada Kamis setelah Swiss National Bank mengatakan akan melonggarkan kebijakan moneter lebih lanjut dan mungkin mematok franc terhadap euro untuk mengendalikan lonjakan mata uangnya.
Wakil Ketua Thomas Jordan seperti dikutip oleh pers lokal yang mengatakan SNB bisa membuat kebijakan moneter yang lebih luas tanpa intervensi di pasar valuta asing. Komentarnya memicu spekulasi bahwa Swiss dapat mempertimbangkan memperkenalkan suku bunga negatif.
Euro terakhir tercatat melonjak 5,7 persen pada 1,0889 franc, dibandingkan dengan rekor terendah 1,0075 pada Selasa lalu.
Analis mengatakan SNB dapat memilih untuk mematok Euro / Franc sekitar level 1,15. Dolar naik 5,6 persen menjadi 0,7671 franc.
Suku bunga pinjaman negatif bisa menghalangi investor dari memegang aset-aset berdenominasi
mata uang Franc Swiss sebagai pelabuhan yang aman dari zona euro dan ketidakpastian ekonomi
global.

Emas Terkoreksi dari rekornya, margin pada COMEX Gold Futures dinaikkan

Emas terkoreksi cukup signifikan, yakni sebesar 1,25% dari rekornya ke level $1791.10 per pukul 09.20 WIB pagi hari ini.
Koreksi signifikan emas tersebut terjadi setelah CME Group (Chicago Mercantile Exchange)
menaikkan margin perdagangan pada bursa berjangka emas, COMEX (Commodity
Exchange), sebesar 22.2%.
Biasanya secara historis jika otoritas bursa komoditas berjangka menaikkan margin, akan terjadi tekanan jual.
Sebelumnya, setelah penutupan New York menjelang sesi pembukaan pasar Asia pagi tadi, emas menembus rekor tertinggi terbarunya di $1813.80 ditengarai oleh masih tingginya minat beli di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Setelah AS mengalami penurunan peringkat utang dari level puncak (AAA) akhir minggu lalu, kini giliran Perancis yang dikhawatirkan akan mengalami hal yang sama, menyusul kekhawatiran kerugian sektor perbankannya terhadap krisis kredit pemerintah di sejumlah negara Eropa, karena memiliki exposure yang besar.

Sementara bursa saham Asia membatasi tekanannya setelah indeks Dow Futures per pukul
09.37 WIB pagi ini naik hingga 160 poin ke level 10874.
Bursa saham Wall Street Rabu kemarin mengalami tekanan rata-rata lebih dari 4% karena kekhawatiran kerugian perbankan Perancis dari krisis kredit di sejumlah wilayah Eropa.

Blogroll

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes